Tanah Girik, Letter C, dan Bukti Kepemilikan Lama: Risiko Hukumnya Setelah 2 Februari 2026

Ilustrasi status hukum tanah girik di Indonesia dengan dokumen kepemilikan lama, elemen properti, dan nuansa legal modern minimalis

Banyak orang masih merasa tenang ketika melihat girik, Letter C, petuk pajak, atau bukti lama lain yang sudah “dipakai turun-temurun”. Masalahnya, rasa aman itu bisa menyesatkan ketika transaksi, waris, atau sengketa benar-benar masuk ke meja pemeriksaan hukum. Dalam ulasan status hukum girik dan alas hak adat setelah 2 Februari 2026, dijelaskan bahwa setelah tanggal tersebut, […]

Jual Beli Tanah yang Aman Secara Hukum: Dokumen, Risiko, dan Tanda Bahaya yang Sering Diabaikan

Ilustrasi minimalist dokumen dan properti untuk panduan jual beli tanah aman secara hukum, menampilkan berkas penting, simbol legalitas, dan suasana profesional tanpa objek manusia.

Transaksi tanah sering terlihat sederhana di permukaan: cocok harga, cek lokasi, lalu lanjut bayar. Padahal, justru pada tahap yang tampak “aman-aman saja” itulah banyak masalah hukum lahir—mulai dari status girik, riwayat penguasaan yang kabur, sampai penjual yang tidak benar-benar berwenang. Perubahan penting juga sedang terjadi. Dalam ulasan status hukum girik dan alas hak adat setelah […]

936 Sengketa + 32 Konflik Tanah (2024): Jangan Salah Istilah, Jangan Salah Langkah

Ilustrasi profesional sengketa konflik perkara tanah di Indonesia berupa dokumen pertanahan, palu hakim, timbangan keadilan, dan miniatur bangunan sebagai simbol perbedaan sengketa, konflik, dan perkara tanah.

Kalau urusan tanah mulai “panas”, biasanya ada satu hal yang bikin situasi tambah ruwet: istilahnya campur-aduk. Di lapangan, orang menyebut semuanya “sengketa”, padahal bentuk, jalur, dan risikonya bisa berbeda. Dalam kabar resmi, Kementerian ATR/BPN menyampaikan penanganan kasus tanah sepanjang 2024 yang mencakup 936 sengketa, 32 konflik, dan 1.193 perkara pertanahan—bisa Anda cek pada rilis Kantor […]